Friday, January 4, 2008

Sejenak


bayangkan tersesat di jalan ingatan

di antara desing sayap lalat mengerubuti
kenangan yang membusuk dan mulai hilang

matahari yang terik seperti tuhan
dari pagi sampai sore hari
memanggang mimpi

di malam hari bintang-bintang adalah malaikat
untuk hati yang seringkali teramat pekat

bisakah kau tenang sejenak?
aku mencari jalan pulang ke diriku sendiri
sekarang

No comments:

Post a Comment