Monday, June 28, 2010

Catatan lama: dari desau angin di sela-sela Steinway Bechstein


: buma 2006



/I/

aku terlambat! aku terlambat!
terpatah patah tersayat pianissimo
masih kurasa hangat energi yang tersisa dari summertime
dan jejak presto menguap di udara.
sudut kota ini melantunkan dolente untukku,
untuk kami yang tertinggal disambut guguran nada turun
dari tanggatangganya, mula mula perlahan
lalu deras dan tetap...terus menerus.
stileconcitato....
sembari mengenang summertime yang telah berlalu


/II/

menggigil diantara dua musim,
desau alunan itu menyusuri gigir tebing
dalam legato,sambungmenyambung tiada henti
satuperenampuluhempat
kami menikmatinya.
hemidemisemiquaver!
Demi Appolo!
mainkan lagi,
kita masih punya waktu


/III/

malam ini,
semoga dentingnya masih berdenging
diantara sisa jeda hari yang penuh sesak
seteguk lagi
dan biarkan simphoninya mengelus pembuluh hati



No comments:

Post a Comment